:: Ajari Aku Menangis ::


by Abi : Sugianto Parjan

Image
بسم الله الرحمن الرحيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Allah swt berfirman : ” Ingatlah kamu kepada Ku niscaya Aku ingat ( pula ) kepadamu . ( QS Al Baqarah : 152 )

Sungguh bersyukur orang yang selalu dalam lindungan Allah swt yang senantiasa istiqomah dalam menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Terkadang kita selalu lalai dan bahkan mengesampingkan makna menangis itu sendiri, disaat kita bermunajat kepadaNya. Menangis merupakan sesuatu yang terjadi pada manusia. Ia muncul karena suatu emosi. Menangis itu merupakan fitrah.

Jika seseorang mendapatkan kebaikan yang di turunkan kepadanya sedangkan kejelekan diangkat darinya, maka dia pantas menangis.

Jika seeorang mendapat nikmat yang berturut-turut, namun dia terus menerus berada dalam kemaksiatan maka selayaknya dia segera menangis.

Jika seseorang mendapatkan kebenaran yang menyeru kepada kebahagiaan, namun ia berpaling, tenggelam dalam lautan hawa nafsu dan menjadikan hawa nafsu sebagai Tuhannya maka selayaknya dia menangis.

Jika seseorang belum mengetahui apakah ketaatanya pada Tuhannya tidak menjamin suatu amal dan ia merasa belum aman dari murka Allah maka sepantasnya dia untuk menangis.

Betapa agungnya menangis karena kecintaan pada Allah, takut pada yang Maha Perkasa, menyesali hal-hal yang telah lewat dan memperbaiki hal-hal yang akan datang.

Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw bersabda :
” Ada dua mata yang tidak tersentuh oleh api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah swt dan mata yang berjaga pada jalan Allah “. ( HR Tirmidzi )

Diriwayatkan pula bahwa seseorang didatangkan pada hari Kiamat. Ketika ditimbang amalnya, tidak banyak kebaikannya yang ada pada timbangan amalnya.
Lantas ia diperintahkan untuk dimasukan kedalam neraka. Tiba-tiba sehelai rambut dari dua matanya berkata, Wahai Tuhanku.. aku menyaksikan bahwa pemilik rambut ini telah mengingat-Mu pada suatu hari, hingga ia menangis karena takut kepada MU dan membasahiku.
Allah swt berfirman : Benarkah engkau ? Kemudian, dia diperintahkan untuk masuk surga.

Allah berfirman dalam sebuah hadist Qusdi :
Hambaku, kenapa engkau berputus asa ? Bukankah Aku yang telah menggangkat derajatmu. Meliputi dengan rasa aman.
Kenapa engkau berpura-pura tidak mengenal-Ku serta menyingkir dari Ku, seakan – akan tidak ada kecocokan terhadap Ku ?

Hamba Ku, bila engkau bertobat niscaya Kami terima. Bila engkau berazam untuk suatu maksud, Kami dekatkan kepadamu.
Bila kacau balau ketenanganmu, Kami akan menunjukimu. Dan bila engkau kembalikan dirimu dalam cinta kasih, Kami akan menolongmu.
Dan bila engkau menangis memohon kesembuhan, Kami akan mengobatimu. Dan bila engkau menangis karena penyakitmu, Kami pasti akan menyembuhkanmu
Dan bila engkau menangis karena kehilangan hak, Kami pasti akan menggantikannya untukmu.

Subhanallah . . .
Semoga kita tetap istiqomah dalam menjalankan perintahnNya dan selalu dalam lindungaNya.

بــارك الله فيــك
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

———————-

Ya Allah,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang tanpa batas

Ya Allah,
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan ku, akan tetapi
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Ya Allah, ajari aku berucap SYUKUR untuk semua yang aku miliki..

Rabbi,

..baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api nerakaMU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini
Hati yang telah terkotori oleh noda ini memiliki keinginan setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Ya Allah, ajari aku berucap SYUKUR untuk semua yang aku miliki..

Rabb, kami semua fakir di hadapanMU tapi juga kikir dalam mengabdi kepadaMU
Semua makhlukMU meminta kepadaMU dan pintaku.
Ampunilah aku dan saudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka, mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah melanggar aturanMU
Melanggar aturan qiyadah kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurgaMU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Rabbku.. Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada-MU, Atau dalam maksiat kepadaMU
Ya Tuhanku Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!

آمين…آمين…آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِي

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s