Susi Tetap di Hati


Fie:

Inspiring Story ……. :)

Originally posted on Catatan Dahlan Iskan:

Saya bisa membayangkan dengan baik sulitnya mengevakuasi pesawat Susi Air yang jatuh di pedalaman Papua Jumat lalu. Lokasi itu begitu terjal, penuh gunung, dan lembah yang curam. Tidak jauh dari lembah terjal yang dengan susah payah saya kunjungi bulan lalu. Yakni, ketika saya dan rombongan PLN harus berjalan kaki 15 km dari Wamena ke wilayah atas Kabupaten Yahukimo, mencari lokasi ideal untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Ketika berada di lokasi itu saya sering mendongak karena ada pesawat yang lewat. Rupanya di atas lokasi itu merupakan jalur penerbangan yang baik untuk keluar dari lembah Wamena. Lokasi ini berada di sela-sela gunung. Memang, setiap pesawat yang hendak keluar atau masuk Wamena harus mencari celah-celah di antara gunung-gunung tinggi di sekeliling Wamena.Di kawasan itu kita bisa terkaget-kaget ketika pesawat keluar dari awan tiba-tiba ada tebing gunung tinggi di sebelah jendela. Itu saya alami sendiri ketika hendak mendarat di Wamena bulan lalu…

View original 917 more words

Keutamaan Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah


hauqolah

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada ‘Abdullah bin Qois,

يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ قُلْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ . فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ

“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR. Bukhari no. 7386)

Ibnu Mas’ud berkata,

“Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindugan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah.”

Semoga lisan ini selalu diberi taufik oleh Allah untuk selalu basah dengan dzikir kepada Allah.

Sumber: cerita islami

Dulu Dia Rajin Shalat Malam, Sekarang?


images

Dulu dia rajin shalat malam atau shalat tahajud, namun sekarang ia tinggalkan. Ia hanya ingat shalat malam ketika susah saja, ketika terhimpit hutang atau dirundung duka. Namun ketika lapang, senang, atau bahagia, ia pun lupa akan shalat malam tersebut. Padahal sebaik-baik amalan adalah yang kontinu dilakukan walau jumlahnya sedikit.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا عَبْدَ اللَّهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ

“Wahai ‘Abdullah janganlah seperti si fulan. Dahulu ia rajin shalat malam, sekarang ia meninggalkan shalat malam tersebut.” (HR. Bukhari no. 1152 dan Muslim no. 1159).

Diceritakan oleh Hafshoh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan mengenai ‘Abdullah bin ‘Umar,

نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللَّهِ ، لَوْ كَانَ يُصَلِّى بِاللَّيْلِ . قَالَ سَالِمٌ فَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ لاَ يَنَامُ مِنَ اللَّيْلِ إِلاَّ قَلِيلاً .

“Sebaik-baik orang adalah ‘Abdullah (maksudnya Ibnu ‘Umar) seandainya ia mau melaksanakan shalat malam.” Salim mengatakan, “Setelah dikatakan seperti ini, Abdullah bin ‘Umar tidak pernah lagi tidur di waktu malam kecuali sedikit.” (HR. Bukhari no. 1122 dan Muslim no. 2479)

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim no. 783)

Shalat malam bukan dilakukan ketika susah saja, penuh utang, dirundung duka, namun ketika lapang pun ibadah harus tetap ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَعَرَّفْ إِلَي اللهِ فِى الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِى الشِّدَّةِ

“Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengenalimu ketika susah.” (HR. Ahmad 1: 307 dan Al Hakim dalam Mustadroknya 3: 623. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Hanya Allah yang memberi taufik

Sumber : Cerita Muslim

Doa-doa dan Zikir-zikir Selepas Solat Fardhu Yang Sahih Dari Sunnah


berdoa2

 

Adab Berzikir Selepas Solat:

1 – Dilaksanakan (dibaca/diwiridkan) secara sendiri-sendiri (individu/bukan secara berjma’ah).

2 – Dilaksanakan (dibaca/diwiridkan) secara perlahan-lahan (direndahkan suara) dan tidak dikuatkan atau dinyaringkan semasa membacanya. Cukup sekadar diri sendiri yang mendengar dan memahaminya atau menghayatinya.

3 – Tiada contohnya (daripada sunnah) bentuk perlaksanaan zikir selepas solat dengan secara berjama’ah dan dengan dengan suara yang kuat, melainkan bagi tujuan mengajar.

4 – Zikir-zikir dan doa-doa ini dilaksanakan (diwiridkan) sebaik sahaja selepas salam (tamat solat fardhu).

Imam asy-Syafi’e rahimahullah berkata di dalam kitabnya yang terkenal, al-Umm:

وَأَخْتَارُ للامام وَالْمَأْمُومِ أَنْ يَذْكُرَا اللَّهَ بَعْدَ الِانْصِرَافِ من الصَّلَاةِ وَيُخْفِيَانِ الذِّكْرَ إلَّا أَنْ يَكُونَ إمَامًا يَجِبُ أَنْ يُتَعَلَّمَ منه فَيَجْهَرَ حتى يَرَى أَنَّهُ قد تُعُلِّمَ منه ثُمَّ يُسِرُّ فإن اللَّهَ عز وجل يقول {وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِك وَلَا تُخَافِتْ بها} يعنى وَاَللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ الدُّعَاءَ وَلَا تَجْهَرْ تَرْفَعْ وَلَا تُخَافِتْ حتى لَا تُسْمِعَ نَفْسَك

Terjemahan: Aku berpendapat bahawa seseorang imam dan makmum hendaklah mereka berzikir kepada Allah di setiap kali selepas solat, dan hendaklah mereka merendahkan suara zikirnya, melainkan bagi seseorang imam yang mahu menunjuk ajar para makmumnya berkenaan zikir, maka dia boleh mengeraskan suara/bacaan zikirnya, sehingga apabila dia telah mengetahui bahawa para makmum telah tahu, maka hendaklah dia kembali merendahkan suara zikirnya, kerana Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (maksudnya):

وَلا تَجْهَرْ بِصَلاتِكَ وَلا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلا

Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam solatmu dan janganlah pula merendahkannya. (Surah al-Israa’, 17: 110)

Maksud kata الصلاة (ash-Sholah) wallahu Ta’ala a’lam adalah doa. لا تَجْهَرْ (Laa Tajhar): Janganlah engkau mengangkat suaramu, وَلا تُخَافِتْ (wa laa tukhofit): Janganlah engkau rendahkan sehingga engkau sendiri tidak mendengarnya. (Rujuk: Imam asy-Syafi’e, al-Umm, 1/127)

Zikir-zikir tersebut adalah sebagaimana berikut:

Zikir 1 –

أَسْتَغْفِرُ الله َ(ثلاث) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Aku minta ampun kepada Allah,” (dibaca tiga kali). Kemudian baca: “Ya Allah, Engkaulah pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.” (Hadis Riwayat Muslim, 3/254, no. 931)

Zikir 2 –

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas se-gala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang menghalang apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal sholehnya). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, 3/348, no. 799 dan Muslim, 3/256, no. 933. at-Tirmidzi, 2/4, no. 275)

Zikir 3 –

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir membenci.” (Hadis Riwayat Muslim, 3/258, no. 935)

Zikir 4 –

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sesiapa yang membaca kalimat berikut di setiap selesai solat,

سُبْحَانَ اللهِ(33 ×) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ (33 ×)وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah. Dan Allah Maha Besar. (Tiga puluh tiga kali). Tidak ada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

… maka akan diampuni kesalahannya, sekalipun seperti buih di laut.” (Hadis Riwayat Muslim, 3/262, no. 939. Dalam riwayat al-Bukhari disebutkan bertasbih (Subhanallah) 10x, Tahmid (Alhamdulillah) 10x, dan Takbir (Allahu Akbar) 10x. Kedua-duanya sahih daripada Nabi dan boleh dipilih yang mana sahaja untuk dibaca)

Zikir 5 –

Membaca surah al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas setiap kali selesai solat (fardhu):

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (١) اللَّهُ الصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (١) مَلِكِ النَّاسِ (٢) إِلَهِ النَّاسِ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (٤) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (٥) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاس

(Hadis Riwayat Abu Dawud, 2/86, an-Nasai 3/68. Lihat pula Shohih Sunan at-Tirmidzi, 2/8. Kumpulan ketiga-tiga surah ini dinamakan al-mu’awidzat – lihat Fathul Baari Syarah Shohih al-Bukhari, 9/62)

Zikir 6 –

Membaca ayat Kursi (ayat ke 255 dari surah al-Baqarah) setiap kali selesai solat (fardhu):

اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Sesiapa membacanya setiap selesai solat, tidak yang menghalanginya masuk Syurga selain mati.” (Hadis Riwayat an-Nasa’i dalam Amalul Yaum wal-Lailah No. 100 dan Ibnus Sunni no. 121, dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam Shohih al-Jami’, 5/329 dan Silsilah Hadis Shohih, 2/697 no. 972)

Zikir 7 –

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. 10× بعد صلاة المغرب والصبح

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Dibaca sepuluh kali setiap sesudah solat Maghrib dan Subuh. (Hadis Riwayat at-Tirmidzi 11/377,no. 3396. Beliau berkata: Hadis ini hasan ghoreeb Sahih)

Doa-doa Setelah Salam Dari Solat:

Doa 1 –

Ummu Salamah berkata, “Bahawasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam apabila selesai solat subuh beliau berdoa,

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” (Hadis Riwayat Ibnu Majah, 3/179, no. 915. Dinilai sahih oleh al-Albani)

Doa 2 –

Sa’ad B. Abu Waqqash berkata, “Di setiap kali selesai solat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam akan berdoa memohon perlindungan kepada Allah dari beberapa perkara (dengan doa berikut):

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ اَلْعُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ اَلدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat nyanyuk. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan siksa kubur.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, 19/470, no. 5897)

Doa 3 –

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Aku wasiatkan kepada kamu wahai Mu’adz, janganlah engkau tinggalkan pada setiap kali selesai solat untuk membaca (berdoa),

اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, bantulah aku dalam berzikir kepada-Mu (mengingati-Mu), mensyukuri nikmat-Mu, dan melakukan ibadah yang baik kepada-Mu.” (Hadis Riwayat Ahmad, 36/430, no. 22119. Al-Bukhari, Adabul Mufrad, 1/239, no. 690. Dinilai sahih oleh al-Albani dan Syu’aib al-Arnauth)

Doa 4 –

Al-Baraa’ radhiyallahu ‘anhu berkata, “Bahawasanya apabila kami solat di belakang Rasulullah, kami lebih suka berada di saf sebelah kanannya kerana beliau akan menghadapkan wajahnya kepada kami. Dan aku mendengar beliau berdoa (dengan doa berikut),

رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ أَوْ تَجْمَعُ عِبَادَكَ

“Wahai Tuhan-Ku, jauhkanlah aku dari azab-Mu pada hari di mana engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.” (Hadis Riwayat Muslim, 4/20, no. 1159)

Doa 5 –

Abu Bakrah berkata, “Bahawasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berdoa di akhir solatnya (dengan doa berikut),

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ، وَالْفَقْرِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur.” (Hadis Riwayat Ahmad, 34/52, no. 20409. Sanadnya kuat di atas syarat Muslim sebagaimana kata Syu’aib al-Arnauth)

http://fiqh-sunnah.blogspot.com/

KETIKA ANAK BERTANYA TENTANG ALLAH


allah

Allah itu Siapa?
Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (Mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran, hehehe).

Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH. Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Nauzubillahi min zalik, ya…

Berikut ini saya ketengahkan beberapa pertanyaan yang biasa anak-anak tanyakan pada orang tuanya:
Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
Tanya 2: “Bu, Bentuk Allahitu seperti apa?”
Tanya 3: “Bu, Kenapa kita gak bisa lihat Allah?”
Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?”
Tanya 5: “Bu, Kenapa kita harus nyembah Allah?”

Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
Jawablah:
“Nak, Allah itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

Tanya 2: “Bu, bentuk Allah itu seperti apa?”
Jangan jawab begini:
“Bentuk Allah itu seperti anu ..ini..atau itu….” karena jawaban seperti itu pasti salah dan menyesatkan.

Jawablah begini:
“Adek tahu ‘kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,..semuanya.. nah, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

فَاطِرُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٲجً۬ا وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَـٰمِ أَزۡوَٲجً۬ا‌ۖ يَذۡرَؤُكُمۡ فِيهِ‌ۚ لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ (١١)

[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. Asy-Syura:11)
[baca juga Melihat Tuhan]

Tanya 3: “Bu, kenapa kita gak bisa lihat Allah?“
Jangan jawab begini:
Karena Allah itu gaib, artinya barang atau sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Jawaban bahwa Allah itu gaib (semata), jelas bertentangan dengan ayat berikut ini.
Al-Hadid (57) : 3

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Zahir dan Yang Batin ; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Dikhawatirkan, imajinasi anak yang masih polos akan mempersamakan gaibnya Allah dengan hantu, jin, malaikat, bahkan peri dalam cerita dongeng. Bahwa dalam ilmu Tauhid dinyatakan bahwa Allah itu nyata senyata-nyatanya; lebih nyata daripada yang nyata, sudah tidak terbantahkan.

Apalagi jika kita menggunakan diksi (pilihan kata) “barang” dan “sesuatu” yang ditujukan pada Allah. Bukankah sudah jelas dalil Surat Asy-Syura di atas bahwa Allah itu laysa kamitslihi syai’un; Allah itu bukan sesuatu; tidak sama dengan sesuatu; melainkan Pencipta segala sesuatu.

Meskipun segala sesuatu berasal dari Zat-Sifat-Asma (Nama)-dan Af’al (Perbuatan) Allah, tetapi Diri Pribadi Allah itu tidak ber-Zat, tidak ber-Sifat, tidak ber-Asma, tidak ber-Af’al. Diri Pribadi Allah itu tidak ada yang tahu, bahkan Nabi Muhammad Saw. sekali pun. Hanya Allah yang tahu Diri Pribadi-Nya Sendiri dan tidak akan terungkap sampai akhir zaman di dunia dan di akhirat.

إِذۡ يَغۡشَى ٱلسِّدۡرَةَ مَا يَغۡشَىٰ (١٦) مَا زَاغَ ٱلۡبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ (١٧)

[Muhammad melihat Jibril] ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu Yang Meliputinya. Penglihatannya [Muhammad] tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak [pula] melampaui-Nya. (Q.S. An-Najm: 16-17)
{ini tafsir dari seorang arif billah, bukan dari saya pribadi. Allahua’lam}

Jawablah begini:
“Mengapa kita tidak bisa melihat Allah?”
Bisa kita jawab dengan balik bertanya padanya (sambil melatih adik comel berpikir retoris)
“Adik bisakah nampak matahari yang terang itu langsung? Tidak ‘kan..karena mata kita bisa jadi buta. Nah,melihat matahari aja kita tak sanggup. Jadi,Bagimana kita mau melihat Pencipta matahari itu. Iya ‘kan?!”

Atau bisa juga beri jawaban:
“Adek, lihat langit yang luas dan ‘besar’ itu ‘kan? Yang kita lihat itu baru secuil dari bentuk langit yang sebenarnya. Adek gak bisa lihat ujung langit ‘kan?! Nah, kita juga gak bisa melihat Allah karena Allah itu Pencipta langit yang besar dan luas tadi. Itulah maksud kata Allahu Akbar waktu kita salat. Allah Mahabesar.”

Bisa juga dengan simulasi sederhana seperti pernah saya ungkap di postingan “Melihat Tuhan”.
Silakan hadapkan bawah telapak tangan Adek ke arah wajah. Bisa terlihat garis-garis tangan Adek ‘kan? Nah, kini dekatkan tangan sedekat-dekatnya ke mata Adek. Masih terlihat jelaskah jemari Sobat setelah itu?

Kesimpulannya, kita tidak bisa melihat Allah karena Allah itu Mahabesar dan teramat dekat dengan kita. Meskipun demikian, tetapkan Allah itu ADA. “Dekat tidak bersekutu, jauh tidak ber-antara.”

Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?”
Jangan jawab begini:
“Nak, Allah itu ada di atas..di langit..atau di surga atau di Arsy.”
Jawaban seperti ini menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang. Lalu jika Allah ada di langit, apakah di bumi Allah tidak ada? Jika dikatakan di surga, berarti lebih besar surga daripada Allah…berarti prinsip “Allahu Akbar” itu bohong? [baca juga Ukuran Allahu Akbar]

ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ‌ۚ
Dia bersemayam di atas ’Arsy. <– Ayat ini adalah ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang wajib dibelokkan tafsirnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif, nah.. ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.

Juga jangan jawab begini:
“Nak, Allah itu ada di mana-mana.”
Dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Allah itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.

Jawablah begini:
“Nak, Allah itu dekat dengan kita. Allah itu selalu ada di hati setiap orang yang saleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Allah selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada.”
[baca juga Mulai Saat Ini Jangan Sebut-sebut Lagi Yang Di Atas]

“Qalbun mukmin baitullah”, ‘Hati seorang mukmin itu istana Allah.” (Hadis)

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.(Q.S. Al-Baqarah (2) : 186)

وَهُوَ مَعَكُمۡ أَيۡنَ مَا كُنتُمۡ‌ۚ
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.(Q.S. Al-Hadiid: 4)

وَلِلّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَأَيْنَمَا تُوَلُّواْ فَثَمَّ وَجْهُ اللّهِ
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. (Q.S. Al-Baqarah (2) : 115)

“Allah sering lho bicara sama kita..misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,..nah, itulah bisikan Allah untukmu, Sayang.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

وَٱللَّهُ يَهۡدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٲطٍ۬ مُّسۡتَقِيمٍ
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Q.S. Al-Baqarah: 213)

Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”
Jangan jawab begini:
“Karena kalau kamu tidak menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke neraka. Kalau kamu menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke surga.”

Jawaban seperti ini akan membentuk paradigma (pola pikir) pamrih dalam beribadah kepada Allah bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka,”Masak sama Allah kayak dagang aja! Yang namanya Allah itu berarti butuh penyembahan! Allah kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, surga; kalau gak diturutin, neraka!!”

“Orang yang menyembah surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah neraka, ia takut kepada neraka, bukan takut kepada Penciptanya.” (Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

Jawablah begini:
“Nak, kita menyembah Allah sebagai wujud bersyukur karena Allah telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi.. kalau mesti bayar, ‘kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium. Semua untuk kesenangan kita.

Kalau Adek gak nyembah Allah, Adek yang rugi, bukan Allah. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru.”
(Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلۡعَـٰلَمِينَ
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam. (Q.S. Al-Ankabut: 6)
[baca juga Mengapa Allah Menciptakan Makhluk?]

Katakan juga pada anak:

“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Allah, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?!” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)

“Kenapa, Bu?”

“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Allah tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Allah selalu ada untuk kamu. Nanti, Allah juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”

Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra supaya nanti bisa mengaji Quran. Mengaji Quran artinya kita berbicara sama Allah. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis).

Allahu a’lam.

sumber : “ Mutiara Hikmah “

Georgette Lepaulle, Muallaf Tertua di Dunia


Image

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Alloh lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qashash: 56)

Georgette Lepaulle seorang Nenek yang tinggal di Berchem, di sebuah kota di propinsi Antwerpen, Belgia. Tahun lalu, th 2012, Nenek telah membaca dua kalimat syahadat. Bahkan, saat itu Nenek tercatat sebagai muallaf tertua di dunia (saat itu usianya 91 tahun). Nenek memutuskan untuk menjadi seorang muslimah karena tertarik dengan keramah-tamahan muslim (yang berada disekelilingnya) dan beberapa kali dia merasa bahwa Allah mengabulkan do’anya. Allohu Akbar!

Ceritanya berawal saat 2 tahun yang lalu, saat keluarga Nenek akan memasukkannya ke panti jompo. Mohammed, seorang muslim yang telah bertetangga dengannya lebih dari 40 tahun, menghalang-halangi niatan itu. Dia mengajak Nenek untuk tinggal bersama keluarganya karena keluarga Mohammed telah mengenal Nenek sejak lama. Apalagi ibu Mohammed juga sudah meninggal, dia sudah menganggap Nenek seperti ibunya sendiri. Sejak tinggal bersama keluarga Mohammed, Nenek mulai tertarik dengan Islam. Nenek melihat mereka sholat berjama’ah, saling berkasih-sayang, dan saling berbagi. Nenek melihat makna “keluarga” yang begitu indah dalam keluarga Muhammed, sangat berbeda dengan kondisi keluarganya.

Pada musim panas tahun lalu (2012), Nenek ikut dengan Muhammed untuk mengunjungi keluarganya di Maroko. Pada waktu itu bertepatan dengan bulan Ramadhan, bulan puasa bagi umat Islam. Puasa bukanlah hal yang asing bagi Nenek yang (dulunya) beragama Katolik. Dia dibaptis, pergi ke biarawati di sekolah, dua kali menikah di gereja dan kedua suaminya pun telah meninggal dan dikuburkan dengan cara gereja. Selama hidup dia bekerja sebagai seorang pembantu di sebuah keluarga Yahudi. Namun dia merasa bahwa agamanya tidak pernah “menyentuh”nya. Sebaliknya, dia merasa jauh dari Tuhan. Dia mulai merokok untuk pertama kalinya saat berusia 5 tahun hingga usianya 78 tahun. Pada usia 7 tahun, dia mulai minum alkohol hingga sebelum dia masuk Islam, dia minum setengah botol wine setiap hari. Itulah kebiasaan lamanya sejak pernikahan pertamanya dengan seorang pilot Italia yang telah meninggal saat perang.

Nenek merasa keikutsertaannya saat Ramadhan tahun lalu itu membangkitkan jiwa religiusnya. Dia sendiri merasa kaget. Dia merasa sangat terlambat merasakan “pengalaman” ini, merasakan hubungan dengan sesuatu yang “lebih tinggi”, dengan Allah. Dia merasakan keterbukaan-Nya, juga cinta-Nya. Dia pernah berdo’a meminta kesembuhan untuk temannya dan untuk keselamatan seorang anak muda yang “salah jalan”. Kedua do’anya itu telah dikabulkan-Nya. Baginya, itu sudah cukup menguatkan dirinya untuk masuk islam.

Saat masuk Islam, para muslimah “membersihkan” seluruh tubuh Nenek (mungkin maksudnya adalah mandi besar sebagai salah satu hal yang diwajibkan ketika seseorang itu masuk Islam, sebagaimana dalam sebuah hadits, Dari Qais bin Ashim Radhiyallahu Anhu bahwa ia masuk Islam, lalu diperintah oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam agar mandi dengan menggunakan air yang dicampur dengan daun bidara.” (Shahih: Irwa-ul Ghalil no: 128, Nasa’I I: 109, Tirmidzi, II:58 no: 602 dan ‘Aunul Marbud II: 19 no: 351). -red). Setelah itu, para muslimah pun menghujani Nenek dengan ciuman. Menurut Nenek, ia tidak pernah mendapat ciuman yang sebanyak itu sepanjang hidupnya. Dia merasa senang karena mereka menganggapnya sebagai saudaranya. Sejak masuk Islam, banyak hal yang harus Nenek tinggalkan, seperti minuman keras , rokok, daging babi dan juga sesuatu yang tidak mudah bagi seorang wanita yakni make-up. Sebelumnya, Nenek selalu memakai make-up yang tebal.

Begitu kembali di Belgia, mereka pergi ke masjid besar di Brussels untuk mengurus Sertifikat ke-Islam-an Noor, nama baru Nenek. Kemudian masjid di Brussels melaporkannya ke masjid di Mekah. Ternyata, tidak ada muallaf yang lebih tua dari usia Nenek saat itu, yaitu 91 tahun. Segera saja Raja Saudi Arabia mengirimkan utusannya ke Berchem untuk memberikan hadiah, sebuah jam tangan emas untuk Nenek. Tidak hanya itu, Raja Saudi Arabia juga mengirimkan “undangan”  baginya untuk menjalankan ibadah Haji tahun depan.

Nenek tampak bersungguh-sungguh dengan ke-Islam-annya (semoga Allah memberi Nenek keistiqNenekhan). Komitmennya untuk menjadi muslimah yang baik terus dia upayakan, termasuk digambarkan saat wawancara ini. Saat perkenalan, dia menyembunyikan tangannya dibalik bajunya. Dia menolak untuk berjabatan tangan. Dia menyebutkan bahwa dia tidak akan mengulurkan tangannya untuk orang asing karena begitulah aturan Islam (Subhanalloh…bagaimana dengan kita? yang sudah muslim sejak lahir. Sudahkah kita memiliki komitmen seperti Nenek? faghfirlana…). Dia hanya akan “menyentuh” suaminya. Sambil becanda, dia pun mengatakan bahwa pernyataan ini tidak berarti bahwa dia merencanakan sebuah pernikahan setelah ini (setelah ia menjadi muslimah). Bahkan ketika Nenek ditanya, berapakah biaya yang harus dia keluarkan untuk menjadi seorang muslimah. Dia menjawab bahwa hal ini (ke-Islam-annya -red) tidak ada kaitannya dengan uang. Dia mengambil keputusan ini dengan sukarela.

Subhanalloh walhamdulillah walaa ilaaha illallohu Allohu Akbar!

Betapa kisah ini adalah salah satu contoh bahwa hidayah Allah bisa sampai kepada siapa pun, tidak terbatas asalnya, warna kulitnya atau usianya. Dan kita pun harus yakin bahwa Allah akan memuliakan orang yang bisa menjadi jalan hidayah bagi orang lain.

“Seseorang mendapat hidayah Allah melalui engkau, maka hal itu lebih baik bagimu dari seekor unta merah ”

Itulah yang pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib RA ketika beliau menyerahkan bendera kepadanya pada saat perang Khaibar. Kemudian Ali berkata : “Atas dasar apa kita memerangi manusia, kita memeranginya sampai mereka seperti kita?”. Rasul bersabda : Sabar, sampai engkau memasuki wilayah mereka, lalu dakwahkan mereka kepada Islam, dan sampaikan kepada mereka kewajiban-kewajibannya, maka demi Allah seseorang mendapatkan hidayah melalui engkau, hal itu lebih baik bagimu dari pada seekor unta merah”.

Sumber : http://kisahislami.com/nenek-georgette-lepaulle-muallaf-tertua-di-dunia/

MENGHARGAI WAKTU DALAM ISLAM


Image

Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia terlena darinya; yaitu kesehatan dan waktu luang (HR. Al-Bukhari). Dari hadits tersebut kita bisa memperdebatkan soal bagaimana kita menghargai waktu dalam islam. Karena sesungguhnya kita selalu diberikan waktu luang oleh Allah SWT supaya kita beramal sholeh di dalam waktu tersebut dan agar kita sebagai umat muslim tidak menyiakannya. Nikmat Allah yang satu ini memang sering diremehkan oleh manusia, bahkan termasuk umat muslim sendiri. Apa sebetulnya hal yang menyebabkan manusia lalai dari menggunakan waktu mereka sebaik-baiknya?

Islam sangat menyadari bahwa jiwa manusia tidak bisa dipaksakan untuk menggunakan waktu yang dimilikinya untuk hal-hal yang serius dan berat, tetapi islam juga tidak menyerahkan dan membebaskan sepenuhnya kepada mereka untuk menghabiskan waktu luangnya sesuai dengan selera hawa nafsu semata. Bahkan di dalam Al-Qur’anul Karim, dalam surat Al-Ashr (Waktu)

“WAKTU”

بِِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan Nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang.

وَالْعَصْرِ

1. Demi waktu,

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

2. Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi.

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.

Apa makna dibalik surat tersebut? Allah SWT berfirman dan bersumpah menggunakan waktu, yaitu pertanda dimulainya segala aktivitas makhluk Allah. Sesungguhnya manusia, makhluk Allah yang diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna itu sedang dalam keadaan merugi, merugi dalam hal menggunakan waktu. Manusia memiliki sifat bingung, ia berayun dari satu situasi ke situasi lainnya, dari satu ketidakpuasan ke ketidakpuasan lainnya, dari satu ilusi ke ilusi lainnya. Manusia hidup dengan menghamburkan waktu mereka yang seharusnya digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT, dalam Q.S Adz-dzariyat ayat 56 dijelaskan bahwa:

وَ ما خَلَقْتُ الْجِنَّ وَ الْإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ (56)

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah- Ku.(56)

Jadi, tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya kita diciptakan oleh Allah untuk menyembah-Nya dengan sarana waktu luang yang telah dilimpahkan kepada kita. Namun tidak dipungkiri bahwa manusia juga memiliki hawa nafsu yang menyebabkan lalai dari menyembah Allah. Contohnya saja ketika diserukan “Hayya Ala Sholah” ketika adzan dikumandangkan, masih banyak umat muslim yang menggampangkan sholat, menunda waktu sholatnya hingga waktunya berakhir.

Tetapi, alhamdulillah masih ada orang-orang yang tidak merugi, berbondong-bondong dalam hal kebaikan, dan menghindari hal kejahatan. Inilah yang disebut dengan amar ma’ruf nahi mungkar.

Semoga Allah selalu melindungi kita dari menyia-nyiakan waktu, amin ya rabbal alamin

sumber: http://ilhammustafa.blogspot.com/2010/01/menghargai-waktu.html

Picture: google

Tips dan Motivasi: Mengolah dan Mengulik Waktu – Aa Gym


Image

WAKTU bagi orang beriman adalah anugerah Allah yang tak ternilai harganya. Namun, waktu juga bisa jadi sebab malapetaka jika disia-siakan begitu saja. Ia tidak dapat dimanfaatkan untuk membina keimanan, mencari ilmu, meningkatkan amal saleh, menjalankan kehidupan secara islami dan berbagai aktivitas dakwah lainnya.

Oleh sebab itu, Allah sering bersumpah atas nama waktu, seperti: Demi Masa, Demi Waktu Dhuha, Demi Malam dan Demi Siang. Semua ini mengisyaratkan betapa mahalnya nilai waktu itu. Tanpa waktu, mustahil kita dapat hidup di dunia ini.

Tips mengolah dan mengulik (manajemen) waktu ini, akan membantu Sahabat meningkatkan produktivitas hidup. Dan semoga semakin menambah bekal pahala untuk kehidupan di akhirat nanti.

1) Sadarilah bahwa betapa pentingnya manajemen waktu.

Tidak peduli seberapa terorganisir kita, selalu ada hanya 24 jam dalam sehari. Waktu tidak berubah. Sebaiknya kita benar-benar dapat mengelola waktu yang kita miliki.

2) Cari tahu di mana kitamembuang-buang waktu.

Begitu banyak waktu kita yang terbuang percuma. Padahal, kita bisa menggunakannya jauh lebih produktif. Apakah Sahabat berjam-jam nonton TV, di depan internet yang tak terencana, BBMan, facebook yang tidak jelas niat dan tujuannya, jalan-jalan tanpa arah tujuan, ngobrol ke sana ke sini, tidur berlebihan, bekerja tanpa rencana, atau pun berkebun tanpa ujung,

3) Buat tujuan manajemen waktu.

Ingat, fokus dari manajemen waktu adalah benar-benar mengubah perilaku Sahabat, tidak mengubah waktu. Cara yang baik untuk memulai adalah dengan menghilangkan perilaku Sahabat dalam membuang-buang waktu. Adapun tujuan manajemen waktu, ada 3:

1. Untuk Allah SWT yang menciptakan dan yang memberi rezeki (ibadah khusus, dzikir, doa, baca quran, saum).

2. Untuk diri sendiri (merawat dan menguatkan fisik, otak dan hati). Waktu untuk merawat diri, belajar dan berlatih, muhasabah diri,

3. Berkarya untuk orang lain. Merawat, merapikan rumah, silaturrahmi, program sosial, dan bekerja.

4) Melaksanakan rencana manajemen waktu.

Tujuannya adalah untuk mengubah perilaku Sahabat dari waktu ke waktu untuk mencapai tujuan umum yang telah Sahabat tetapkan, seperti meningkatkan produktivitas atau mengurangi stres. Jadi, Sahabat perlu untuk tidak hanya menetapkan tujuan spesifik, tetapi melacak dari waktu ke waktu untuk melihat apakah tercapai atau tidaknya rencana tersebut.

5) Gunakan alat manajemen waktu.

Time schedule, agenda di hp, agenda di kalender dinding, catatan kecil di cermin, jam dinding di mana Sahabat berada, jam tangan, jam di kendaraan, jam di kantor,

6) Disiplin Prioritas.

Sahabat harus memulai setiap hari dengan sesi manajemen waktu memprioritaskan tugas-tugas untuk hari itu, dan menetapkan patokan kinerja Sahabat. Tentukan pekerjaan: (1) Penting dan segera, (2) Penting namun tidak segera, (3) Tidak penting dan harus segera, (4) Tidak penting dan tidak segera.

7) Belajarlah untuk mendelegasikan atau mendapatkan bantuan orang lain.

Meminta bantuan pada orang lain bukan tSahabat kelemahan, melainkan kecerdikan (anonim).

8) Membentuk manajemen waktu menjadi pola rutinitas produktif.

9) Biasakan pengaturan batas waktu untuk tugas-tugas.

Misalnya, tidur 6 jam, mandi 5 menit, membereskan kamar 5 menit, berjalan ke masjid 5 menit, salat subuh dan lain-lain 30 menit, olah raga 20 menit, persiapan kerja 15 menit, sarapan dengan keluarga 15 menit, perjalanan ke tempat kerja 30 menit, dan seterusnya.

10) Pastikan sistem Sahabat yang terorganisir.

Apakah Sahabat membuang banyak waktu mencari file di komputer Sahabat? Luangkan waktu untuk mengatur sistem manajemen file. Apakah sistem pengarsipan memperlambat kerja Sahabat? Atur manajemen data rumah tangga, data pekerjaan, tempatkan barang yang diperlukan harian, mingguan, bulanan atau tahunan, rapikan tempat di manapun Sahabat barada.

11) Jangan buang waktu dengan menunggu.

Buat perjanjian saat Sahabat akan bertemu seseorang. Jika ternyata Sahabat harus menunggu, bawa sesuatu untuk membuat saat menunggu menjadi produktif, misalkan dengan mesave al-Quran di ponsel, membawa buku saku, membaca majalah untuk tambah informasi, membawa tasbih, bersilaturahmi dan berdiskusi dengan orang sebelah.

Selamat mengubah hidup dengan mengolah modal yang sangat besar karunia Allah SWT. yaitu waktu!

Sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/2100993/tips-dan-motivasi-mengolah-dan-mengulik-waktu#.U3WPJfmSy2o

SAD QUOTES


sad

0001. She walks down the aisle, my eyes are with tears. I know this is the moment she’s been waiting for all these years. I watch from afar, this thing I can’t hide. The pain of being a bridesmaid when I was supposed to be the bride.

0002. My heart skipped a beat when I saw you again. The man of my dreams, that’s what you are now and then. I was just about to tell the girl beside me that you’re my life when suddenly, she told me, “I’m his wife.”

0003. “I love you” doesn’t really mean that I want you to be mine. In fact, it’s another way of saying, “I’m happy to see you happy with someone new even if it’s killing me.” So I guess I love you.

0004. I always knew looking back on the tears would make me laugh. But I never knew looking back on the laughs would make me cry.

0005. Before, I asked God to give me someone special to love. I found you then lost you. I asked God why and He answered, “But my child, the one you asked for asked for somebody else.”

0006. Maybe the gods were sleeping when I asked for you. Maybe the angels were somewhere else when I wished for you. Cause if they only heard me praying and wishing so hard, she wouldn’t have you, I would.

0007. It’s so easy to play with love, so easy to fool someone, so easy to make someone cry. But it’s so hard if you’re the one who’s played with, fooled and the one who cried.

0008. It’s hard not to love you, it’s hard not to care and it’s hard to live without you. But I have to try cause it’s harder to bear the pain of knowing you don’t feel the same.

0009. I’ve come to realize that destiny can hurt a person as much as it can bless then I found myself wondering why of all the people in the world I can fall in love with, I fell for someone who can never be mine.

0010. Sometimes it’s hard to say no when you really mean yes, it’s hard to close your eyes when you really want to see, it’s hard to forget when you really can’t and the hardest is to go when you really want to stay.

0011. Once in my life, I met someone whom I loved and cared for. I gave everything, I fought for him. But one thing I forgot to do is to ask if he wanted me to.

0012. It hurts to say goodbye to a person you love knowing that life won’t be the same without him. But it’s better to give up rather than to fight knowing that you’re the only one fighting.

0013. I’m tormented, I’m crushed, I don’t know what to do. I’m confused, I’m lost, I totally got no clue. I know I love you. Yeah, that’s true. But when will you start loving me too?

0014. Sometimes I get so happy being with you that I just wanna hug you. But then I get scared that you will hug me back. And then it gets too damn hard when you decide it’s already time to let go.

0015. Whoever said that death was the hardest part was wrong. Letting go and realizing I will never feel your arms around me again is even harder.

0016. I envy the one you love, the one whom you belong to. But I’ve thought much to realize how envious the one you love could get if only she had known that I am the one who can love you best.

0017. I wish you’ve never been so sweet, I wish you weren’t too special, I wish you never became my world. The problem is you are. I wish I didn’t know you and I wish I didn’t love you. The problem is I do.

0018. I pretended to be deaf when I heard you. I pretended to be blind when I saw the two of you. I tried not to get hurt when I was supposed to. Cause when I saw you happy with someone else, I pretended that I was the one with you.

0019. What can she do that I can’t do? What can she make you feel that I can’t? Why can’t you feel that way for me too? What does she have that I don’t? Forget I asked. I already know. She has you.

0020. I’m through with sentimental quotes, I’m through with sad goodbyes, I’m through with all the pain he gave me. I just hope I’ll be through with him so everything won’t be a big lie.

0021. Don’t say that I have forgotten cause I still haven’t. As you can see, I’m here again in front of you, bringing you flowers like any lover would do. I like us to be together but you really must wait. For now I can only promise that I’ll be by your grave.

0022. Sometimes I want to pinch myself to make sure that having you in my life ain’t a dream. But I’m also afraid that if I pinch myself, I might wake up and realize that you’re really just a dream.

0023. If I only knew you’d hurt me, I wouldn’t have loved so deep. I would have saved my heart from breaking cause it’s not for you to keep. If I only knew you’d fool me, I wouldn’t have been so blind. I would have opened my eyes to reality and stopped your game in time.

0024. One day, love and friendship met. Love asked, “Why do you exist when I already exist?” Friendship smiled and said, “To put a smile where you leave tears.”

0025. Some people love not really wishing to end up together. Some people leave not really willing to go. I love not expecting to be loved back. I leave not because I know I’ll be followed. I love cause I love. I leave cause I let go.

0026. Do you wanna know the difference between the two of us? I trusted you that’s why I held on. I loved you that’s why I let you go. But you? You just left me without any valid reason.

0027. I broke somebody’s heart today. I said I couldn’t stay. I said I love somebody else and he let me have my way. I told him I couldn’t love him back although he’s sweet and true. I was being unfair to him cause I had been wishing he was you.

0028. Three words I wish to say, three words that might scare you away. Don’t you know those three words describe who you are to me? But probably right now those three words that I wish to say are the same words you said to her.

0029. No more crying, I can’t cry anymore. Don’t take my hand this time, just go. And please don’t look back cause I know if you do, I would come running back to you.

0030. I want to be able to hold your hand when I am hurting instead of having to hold someone else’s because you are the one hurting me.

0031. Why do you have to make me fall when you’re not going to catch me? It hurts that you didn’t catch me the moment I fell and it hurts even more to see you catch someone else while I was falling.

0032. I know as long as you are happy, I can get through this. But it still kills me to see you with her. Not because she is perfect for you, not because she makes you smile, not because she is what you need but because she’s my best friend.

0033. No matter how loud I laugh, I’m still not happy. No matter how hard I cry, the sadness inside grows. The more people love me, the more I feel empty. I just need you to love me for all the pain to go.

0034. He has the power to hurt me and I’m afraid if I let him know what I feel then that’s exactly what he’ll do. But even if he does hurt me, I’ll find some reason to understand why. It’s just that he can do no wrong in my eyes.

0035. I’m not afraid of ghosts, I’m not afraid of disasters and I have no fear in death. But there’s one thing I’m really afraid of. It’s the time you’ll stop loving me.

0036. Just when questions seemed endless, it suddenly became clear. You came not to love me but to teach me how to love. Then you walked away without any idea how much I’ve learned and how much it hurts.

0037. Sometimes I get so fed up that I just want to walk away from you. But what hurts me is that I know you’re not going to follow.

0038. Why is it so easy to love and yet so hard to be loved back? Why should I feel such if destiny permits me not? Why do I have to fall if it’s you I can’t have? Why is there a you and me but never be an us?

0039. One night, someone noticed a star losing its usual bright glow and asked the star why. Then it answered, “I’ve grown tired and weak shining for someone whose glance has never been mine.”

0040. You said you’ll wait for me but you didn’t. You said we’ll be together but we weren’t. You said you care but obviously, you don’t. Now you say you don’t love me. Well, guess what? I know.

0041. What we had was perfect, what we had was true. I loved you completely and so did you. But what we had is now over, it’s all in the past. I just have to accept that some good things never last.

0042. I would have taken care of you. I would have loved being in your arms. I would have loved loving you back. All you had to do was ask and there could have been something we could call “us”.

0043. It wasn’t the way my heart ached when you told her you loved her. It was the way my heart broke for you when she told you she didn’t want you that way. That was how I knew I loved you.

0044. You were sitting at one place. I sat beside you and asked what happened, you walked away. I was about to run after you but then I realized that we were sitting on my grave.

0045. When you love someone, you give everything without thinking twice, deny the truth, believe in lies, do crazy things that you can’t explain and cry over things that hurt you but still stay and say, “I’m okay.”

0046. I never thought I would dream about you. In my dream, you said you love me too. Now I wake up and find you. I want you to tell me those words all over again but what the heck? You just keep on waking me up.

0047. It’s nice to know that you’re sweet enough to say that you’d pick someone just like me to spend your life with. But it’s just so painful to see that you’re spending your life with someone who’s just like me but not me.

0048. A guy said to a girl, “You’re nice. The guy you love is lucky.” Then after a while, he showed her a picture, “She’s my girl.” And the girl said, “You know what? She’s luckier cause the guy I love loves her.”

0049. The rain reminds me of you, how cold you are, how gloomy you make me feel, how many tears I’ve shed because of you, how much damage you’ve caused and how stupid I am for still needing you.

0050. Life is indeed unfair. There are times when I’d stare at the sky at night and wonder why you are my entire universe when I’m not even a little star in yours.

0051. I’m always pretending I’m happy when I couldn’t even smile, keep on pretending I’m not hurt now that he’s no longer mine. What would I do if he loves someone new? I’ll just pretend I don’t love him too.

0052. Just when I’m almost over you, you begin to show up again and make me feel special. Is this how you operate? For if it is, I hate you cause damn it! I’m falling for you all over again.

0053. I never thought this would happen, I really didn’t know. But I guess it’s better if you just let go. I’m really gonna miss you and everything you did for me. Cause as long as she owns you, this love could never be.

0054. I needed someone so I tried to talk to you but you were in a hurry. I tried to call you but you said you were busy. I wanted to tell you how I feel, to tell you I love you. Now you’ll never know cause guess what? I’ve learned to let go.

0055. There are times that I’m about to give up cause there’s no way I can make you mine. But why is it that every time I’m ready to let go, I end up falling for you all over again?

0056. How do I say goodbye to someone I never had? Why do tears fall for someone who was never mine? Why do I miss someone who I was never with? And why do I love someone whose love was never mine?

0057. You’ve hurt me once, you’ve hurt me twice but all I did was shut my eyes. For in reality that everyone can see, I love you more than you love me.

0058. I can say I’m fine when you don’t see me cry. I can say I can move on when I couldn’t even try. I can say I’m happy when I just want to die. But I can’t say I still love you when you said goodbye.

0059. If all is fair, why did you hurt me so? If all ends well, why did you have to go? If happily ever after is true then why am I here crying over you?

0060. Here I am, trying to make a fool out of myself, pretending I like someone new and showing everyone I don’t care about you. But if you only know what I’m going through, this heart will always belong to you.

0061. Is it possible to cry without tears flowing? Is it possible to be hurt without feeling? Is it possible to be forgiven without pleading? Is it possible for you to love me without me hurting?

0062. Slowly, I broke down, tears fell from my eyes, my heart shattered into pieces, all the sweet memories played inside my mind. And like that I stayed while watching you walk out of my life.

0063. Sometimes the best way to say I love you is to hold his hand, give it to the one he loves, let go, pretend it’s okay when deep inside, you’re dying.

0064. People tell me to stop loving you in a dream world cause I’ll never get what I want but they’re wrong cause the only thing I want is you and to have you, well, dreams are the only things I can count on.

0065. Are you aware that my heaven is missing an angel? I wanna let you know that you’re that angel. But no, I’m not taking you back cause maybe you’re no longer happy in the heaven where we both used to be.

0066. Why is it that I’m always hurt by the one I love and always being loved by the people who shouldn’t be loving me? The sad thing here is though I try to choose the one who loves me, my heart still longs for the one who hurts me.

0067. The day you broke my heart, I dropped a tear in the sea. I was lost and distorted, without you I can’t be me. And when they find that tear, that single drop of pain, that’s the one and only time this heart forgets your name.

0068. You always say you hate to see me hurt, you hate to see me cry. So all of those times you’ve hurt me, were you closing your eyes?

0069. I know I shouldn’t care or wonder how you are. But I just can’t hide the pain inside my broken heart. I’m fighting back emotions I’ve never fought before. Cause I’m not supposed to love you anymore.

0070. Don’t look at me and say goodbye. Don’t whisper words to make me cry. Just walk away if you have to go. You will break my heart but I promise I would never let you know.

0071. I hope I never met you so I wouldn’t have fallen for you and I wouldn’t have to struggle with my feelings cause I know it’s impossible. Please tell me what to do. Should I just keep distance and try to forget you?

0072. For many times I said I wouldn’t love you anymore yet every time I lay my eyes on you, my heart starts to state these silent words, “I’m still not over you.”

0073. I said I didn’t cry much when you went away. I told you I can move on and I will be okay. I said I was happy when you found someone new. The sad thing is you believed me though I didn’t want you to.

0074. Sad reality: I love him but I’ve fallen for you. I can’t leave him but I can’t bear losing you. He gives me the world but you mean the world to me. Now should I cling to my past or should I let you pass?

0075. My angel told me that to prove my love for you, I should show it and I should say it. I told her I already did. She asked how. I answered with tears, “I let her go.”

0076. Don’t be surprised if one day I’ll avoid you and be gone. It’s not because you’ve done something wrong and I hate you but because I’m afraid to love and be hurt again by somebody who cant love me back.

0077. Sad: I’ve fallen in love so many times but love never gave me a chance to know how it feels to be loved back by the person I love so much.

0078. Why do I have to leave you now that I’m madly in love with you? Why do I have to say goodbye now that my everything is you? Why do I have to set you free now that all I need is you? And why must you love another when I am here loving you?

0079. You’ve broken my heart by making me fall and now I wish I never knew you at all. You’ve played me around as if I were some kind of game and now things will never be the same. But here I am, still as stupid as I can be, hoping and wishing that you will still love me.

0080. You promised to take care of me but you hurt me. You promised to give me joy but you brought me tears. You promised your love but you gave me pain. Me? I promised you nothing but I gave you my heart.

0081. I said I miss you. You said you miss me more. You said goodbye. I said, “Why too soon?” You said “I love you.” I said, “So why do you have to go?” You said, “Cause my friend is in love with you.”

0082. I feel like finally, it’s over. It doesn’t hurt anymore. Finally, I could smile again. But every once in a while, it comes back. I remember how I lost the only person I’ve ever loved and then I realize I still do.

0083. If time would come that I’d have to let you go, I’d let you believe that I fooled you. I know this would hurt but it would hurt more if you’ll find out that I loved you but I couldn’t fight for you.

0084. A stolen glance, he looked this way. It must be my chance, must be my day. In his eyes, a gentle gaze. He spoke words so soft and true, “Tell your friend I love her, will you?”

0085. You told me you love me but I don’t wanna believe it. You asked me to believe you but I didn’t. You know why? How can you tell me you love me if I saw a reflection of another girl in your eyes?

0086. It’s sad when you want someone but you’d have to give up someone else to get them. Then when you’ve already done that, you find out that the one you gave up once also gave up everything for you.

0087. It’s okay if you can’t love me nor even think of me. I’m not asking you to. It’s really okay for me if you can’t cause you see? What I told you was “I love you” not “please love me too”.

0088. Are you really insensitive or are you just playing stupid? Cause you’re there wondering why I can’t seem to look, why I’m keeping distance from you. Well, in case you haven’t noticed, I’m falling in love with you.

0089. Fairy tales usually start with “once upon a time” and end with “and they lived happily ever after”. But for us it’s “they lived happily ever after once upon a time”.

0090. Everyday, I walk towards you hoping that I’d somehow get to be with you for at least a moment. But it’s hard for me to catch up when you’re also trying to catch up with someone else.

0091. Teach me how to be strong before you go. Teach me how to believe in your lies. Teach me how to control my tears before I start to cry. Teach me how to make you mine before you say goodbye.

0092. I wonder why just when I learned to wait, it was when you never came. I wonder why just when I learned to laugh, it was when you made me cry. And I wonder why just when I’ve learned to love you, it was when you said goodbye.

0093. You think I’ll cry? You think I’ll breakdown? Damn, you’re wrong! I knew your games before, I just played along. If you think I’m stupid, yup, you’re right! I fell for a player with his game I couldn’t fight.

0094. It’s unfair to think so much of you when you’re not missing me at all, to cry when you never shed a tear, to love when you say words that hurt my heart and to live when you breathe for someone else.

0095. He holds me when I start to cry, makes me smile with just his eyes. He shares my hopes, dreams, and fears. He wipes away all my tears. I love him without regret. I just haven’t found him yet.

0096. You’re there but not really. You’re mine but not really. I never really had you so I never really lost you. I suppose I’ll just be this someone wishfully thinking. I had you, you had me but then again not really.

0097. Ouch: I never really wanted to let go of you but you wanted to be free. I wanted to stay but you wanted me to go. I never gave up till you told me that all the time I was loving you, you were wishing me gone.

0098. How do you define love? Do you make people fall for you and feel a short damn moment of happiness? Then the next thing you do, dump them? If that’s how you define love then I should say you’ve loved me quite well.

0099. If you only knew how much I wanted to hold your hand and make you stay, if you only knew how much I cried when you went away, if you only felt the pain I did then maybe you could’ve felt the love I hid.

0100. My friend once asked me if I do love you, I answered, “Yes.” He asked me again, “Does he love you?” I sat down, looked at the stars, closed my eyes and said, “Wishes do come true, right?”